Nisa
punya pacar, Namanya Roby. Nisa sudah lama berteman dengan Roby, tahun lalu,
ketika mereka pergi ke perjalanan wisata sekolah. Nisa mulai menyadari kalau ia
jatuh cinta sama Roby. Sebelum Perjalanan itu berakhir, Nisa mengambil langkah
untuk menyatakan cintanya pada Roby. Dan Roby pun mau menerimanya, mereka pun
menjadi sepasang kekasih , tapi cara mereka saling mencintai sedikit berbeda .
Nisa selalu berkonsentrasi pada diri Roby dan sangat mencintai pribadinya,
tetapi disisi lain, Andri tak pernah menganggap Nisa ada. Bagi Nisa, Roby
adalah satu-satunya pria yang ia cintai , tapi buat Roby, mungkin Nisa sebagai
pacar cadangan saja.
"By, kita jalan yukk
malam ini ?"
Tanya Nisa.
" Aku tidak bisa chaa" jawab Roby.
" Kenapa, apa kamu sibuk ?" Nisa dengan perasaan kecewa.
"Tidak ... aku akan bertemu seorang teman" Jawab Roby.
" Aku tidak bisa chaa" jawab Roby.
" Kenapa, apa kamu sibuk ?" Nisa dengan perasaan kecewa.
"Tidak ... aku akan bertemu seorang teman" Jawab Roby.
Roby selalu seperti itu . Roby sering bertemu
gadis di depan mata Nisa, seperti menganggap Nisa tidak ada. Baginya, Nisa
hanya pacar simpanannya saja. "Kata 'Cinta' hanya keluar dari mulutku .
Sejak aku mengenalnya , aku tidak pernah mendengar dia mengatakan 'Aku
Mencintaimu' terhadapku. Dia tidak pernah mengatakan apa-apa dari hari pertama
kita pacaran. Setiap hari, dia hanya memberikan Aku sebuah boneka. Aku tidak tahu
mengapa?" Nisa dengan penuh tanya dalam hatinya.Kemudian suatu hari ...
Nisa : "emm.. Roby , akuuuu.."
Roby : "Apa?"
Nisa : "Aku mencintaimu."
Roby : (hanya memberikan sebuah boneka lalu pulang). Itulah bagaimana Roby mengabaikan Nisa. tak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya dan Roby hanya memberikan boneka itu. Kemudian ia pergi, seperti sedang menghindar. Nisa menerima boneka dari Roby hampir setiap hari, hingga ruangan kamar Nisa penuh dengan boneka pemberian Roby.
Lalu suatu hari datang, tanggal 15 ulang tahun Nisa berusia 19 tahun . Ketika Nisa bangun di pagi hari, Nisa selalu membayangkan merayakan ulang tahunnya berdua bersama Roby ditaman penuh bunga-bunga. Nisa pun menunggu Roby untuk menelponnya. Tapi ... siang berlalu, malam berlalu. dan langit pun sudah gelap. Roby belum juga menelpon Nisa, hingga Nisa tertidur. Kemudian sekitar jam 2 pagi hari, tiba-tiba Roby menelepon Nisa hingga terbangun. Dia menyuruh Nisa untuk keluar kamar Kosan nya. Dan Nisa pun menyambutnya dengan suka cita, Nisa terus membayangkan hal indah yang selalu dia bayangkan.
Nisa : Roby..?"
Nisa : "Disini chaaa... ambil ini "Sekali lagi , dia memberikan Nisa sebuah boneka kecil.
Nisa : "ini Apa By?"
Roby : "Kemarin Aku lupa memberikannya sama kamu, jadi Aku memberikannya sekarang. Aku pulang dulu yah,, udah malam,, gk baik juga di lihat orang., bye.."
Nisa : "Tunggu, tunggu ! by…. Apakah Kamu tahu hari apa ini?"
Roby : "Hari ini? Aku tidak tahu" emang ada apa chaaa..?
Nisa merasa sangat sedih , Nisa pikir Roby akan ingat hari ulang tahunnya. Roby pun berbalik dan pergi seakan tidak terjadi apa-apa. Lalu Nisa berteriak: "Tunggu ... !!"
Roby : "chaa… Apa kamu ingin mengatakan sesuatu?"
Nisa : "Katakan, katakan padaku kalau kamu mencintaiku."
Roby : "Apa? !"
Nisa : "Katakan!" (Nisa sambil memeluk Roby dari belakang). berharap, Roby bisa mengatakan bahwa dia mencintai Nisa. Tapi kenyataanya Roby hanya bicara dingin. "Aku tidak ingin mengatakan itu, jika kamu kecewa mendengarnya, silahkan mencari penggantiku" Lalu Roby pergi,,,..!! mendengar itu Nisa menangis dan terjatuh ke tanah. "mengapa Roby tidak bisa mengatakan Cinta padaku, Bagaimana dia bisa? Aku merasa bahwa Mungkin dia bukan pria yang tepat untukku." tangis Nisa.
Setelah hari itu, Nisa diam sendiri di rumah kos sambil menangis, hanya menangis. tetapi Roby tetap saja tak bisa mengatakan cinta terhadap Nisa. Roby hanya terus memberikan boneka kecil setiap pagi dan meletakkannya di luar rumah kos tempat Nisa tinggal. Hingga boneka-boneka itu menumpuk di kamar Nisa.
Setelah satu bulan berlalu, Nisa mulai bersekolah lagi. Tapi apa yang dilihat karin sungguh menyakitkan, Nisa melihat Roby jalan dengan gadis lain, . Nisa langsung berlari dan kembali ke rumah kos dan melihat boneka-boneka itu di kamarnya, sambil menangis Nisa berkata "Kenapa dia memberikan boneka-boneka ini kepadaku, Apa Boneka-boneka diberikan juga dengan gadis lain?" dalam kemarahannya Nisa melempari boneka itu. Lalu tiba-tiba, telepon berdering,
Nisa : "emm.. Roby , akuuuu.."
Roby : "Apa?"
Nisa : "Aku mencintaimu."
Roby : (hanya memberikan sebuah boneka lalu pulang). Itulah bagaimana Roby mengabaikan Nisa. tak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya dan Roby hanya memberikan boneka itu. Kemudian ia pergi, seperti sedang menghindar. Nisa menerima boneka dari Roby hampir setiap hari, hingga ruangan kamar Nisa penuh dengan boneka pemberian Roby.
Lalu suatu hari datang, tanggal 15 ulang tahun Nisa berusia 19 tahun . Ketika Nisa bangun di pagi hari, Nisa selalu membayangkan merayakan ulang tahunnya berdua bersama Roby ditaman penuh bunga-bunga. Nisa pun menunggu Roby untuk menelponnya. Tapi ... siang berlalu, malam berlalu. dan langit pun sudah gelap. Roby belum juga menelpon Nisa, hingga Nisa tertidur. Kemudian sekitar jam 2 pagi hari, tiba-tiba Roby menelepon Nisa hingga terbangun. Dia menyuruh Nisa untuk keluar kamar Kosan nya. Dan Nisa pun menyambutnya dengan suka cita, Nisa terus membayangkan hal indah yang selalu dia bayangkan.
Nisa : Roby..?"
Nisa : "Disini chaaa... ambil ini "Sekali lagi , dia memberikan Nisa sebuah boneka kecil.
Nisa : "ini Apa By?"
Roby : "Kemarin Aku lupa memberikannya sama kamu, jadi Aku memberikannya sekarang. Aku pulang dulu yah,, udah malam,, gk baik juga di lihat orang., bye.."
Nisa : "Tunggu, tunggu ! by…. Apakah Kamu tahu hari apa ini?"
Roby : "Hari ini? Aku tidak tahu" emang ada apa chaaa..?
Nisa merasa sangat sedih , Nisa pikir Roby akan ingat hari ulang tahunnya. Roby pun berbalik dan pergi seakan tidak terjadi apa-apa. Lalu Nisa berteriak: "Tunggu ... !!"
Roby : "chaa… Apa kamu ingin mengatakan sesuatu?"
Nisa : "Katakan, katakan padaku kalau kamu mencintaiku."
Roby : "Apa? !"
Nisa : "Katakan!" (Nisa sambil memeluk Roby dari belakang). berharap, Roby bisa mengatakan bahwa dia mencintai Nisa. Tapi kenyataanya Roby hanya bicara dingin. "Aku tidak ingin mengatakan itu, jika kamu kecewa mendengarnya, silahkan mencari penggantiku" Lalu Roby pergi,,,..!! mendengar itu Nisa menangis dan terjatuh ke tanah. "mengapa Roby tidak bisa mengatakan Cinta padaku, Bagaimana dia bisa? Aku merasa bahwa Mungkin dia bukan pria yang tepat untukku." tangis Nisa.
Setelah hari itu, Nisa diam sendiri di rumah kos sambil menangis, hanya menangis. tetapi Roby tetap saja tak bisa mengatakan cinta terhadap Nisa. Roby hanya terus memberikan boneka kecil setiap pagi dan meletakkannya di luar rumah kos tempat Nisa tinggal. Hingga boneka-boneka itu menumpuk di kamar Nisa.
Setelah satu bulan berlalu, Nisa mulai bersekolah lagi. Tapi apa yang dilihat karin sungguh menyakitkan, Nisa melihat Roby jalan dengan gadis lain, . Nisa langsung berlari dan kembali ke rumah kos dan melihat boneka-boneka itu di kamarnya, sambil menangis Nisa berkata "Kenapa dia memberikan boneka-boneka ini kepadaku, Apa Boneka-boneka diberikan juga dengan gadis lain?" dalam kemarahannya Nisa melempari boneka itu. Lalu tiba-tiba, telepon berdering,
“”””yang ternyata
Roby..!!!
Roby
menyuruh Nisa untuk datang ke halte bus di luar rumah Nisa. Nisa mencoba
menenangkan diri dan pergi ke halte bus. Nisa terus berjanji dalam hati bahwa
ia akan melupakan Roby, dan meminta putus. Lalu Roby datang ke hadapan Nisa,
sambil memegang sebuah boneka besar.
Roby : "Nisa , Aku pikir Kamu marah, Tapi kamu benar-benar datang" (sambil menyodorkan boneka besar)
Nisa : "Aku tidak membutuhkannya."
Roby : "kenapa chaa?"
Lalu Nisa mengambil boneka itu dari tangannya dan melemparnya di jalan.
Nisa : "Aku tidak butuh boneka ini , aku tidak membutuhkannya lagi ! Aku tidak ingin melihat orang seperti kamu lagi!".
Tapi tidak seperti hari-hari lain , suara Roby sangat gemetaran. "Maafin aku chaa" Roby meminta maaf dengan suara kecil. Lalu Roby berusaha mengambil boneka itu di jalan.
Nisa : "Kamu bodoh! Mengapa kamu mengambil boneka itu? !"
Tapi Roby mengabaikan Nisa dan mengambil boneka itu . Lalu ..."Peeep.... Peeep...!!!" Dengan klakson keras, sebuah truk besar sedang menuju ke arah Roby.
"Roby ! Awasssss ! awassss ! " Teriak Nisa.
Roby : "Nisa , Aku pikir Kamu marah, Tapi kamu benar-benar datang" (sambil menyodorkan boneka besar)
Nisa : "Aku tidak membutuhkannya."
Roby : "kenapa chaa?"
Lalu Nisa mengambil boneka itu dari tangannya dan melemparnya di jalan.
Nisa : "Aku tidak butuh boneka ini , aku tidak membutuhkannya lagi ! Aku tidak ingin melihat orang seperti kamu lagi!".
Tapi tidak seperti hari-hari lain , suara Roby sangat gemetaran. "Maafin aku chaa" Roby meminta maaf dengan suara kecil. Lalu Roby berusaha mengambil boneka itu di jalan.
Nisa : "Kamu bodoh! Mengapa kamu mengambil boneka itu? !"
Tapi Roby mengabaikan Nisa dan mengambil boneka itu . Lalu ..."Peeep.... Peeep...!!!" Dengan klakson keras, sebuah truk besar sedang menuju ke arah Roby.
"Roby ! Awasssss ! awassss ! " Teriak Nisa.
Tapi Roby tidak mendengarkan Nisa, Roby berjongkok dan mengambil boneka itu . " Boouuuuuum ! " Suara itu , begitu mengerikan . Itulah bagaimana Nisa pergi meninggalkan Nisa . dan Itulah bagaimana Roby juga pergi tanpa membuka matanya untuk mengatakan satu kata cinta kepada Nisa.
Setelah hari itu , Nisa harus menjalani kehidupan dengan sendiri diselimuti kesedihan yang begitu mendalam Dan setelah menghabiskan dua bulan seperti orang gila, Nisa mengambil salah satu boneka yang pernah diberikan Roby. "Hanya Boneka-boneka ini kenangan saya dengan kamu, Aku ingat hari-hari aku menghabiskan waktu bersama dia, ketika kita sedang jatuh cinta" racau Nisa seperti orang gila.
" Satu ... dua ... tiga ... " Nisa mulai menghitung boneka." Empat ratus delapan puluh lima buah boneka " Itu semua berakhir dengan 485 boneka . Nisa kemudian mulai menangis lagi, dengan boneka dalam pelukannya, Nisa memeluk erat-erat boneka itu, lalu tiba-tiba ... " Aku mencintaimu ~ , aku mencintaimu ~ " Nisa terkejut, lalu menjatuhkan boneka itu,Lalu Nisa mengambil bonekanya kembali dan menekan perutnya ." Aku mencintaimu ~ Aku mencintaimu ~ "
" Aku mencintaimu ~ "" Aku mencintaimu ~ "" Aku mencintaimu ~ " Kata-kata keluar dari boneka itu tanpa henti. Aku ... mencintaimu ... " Mengapa aku tidak menyadari kalau hatinya selalu di sampingku , melindungiku. Mengapa aku tidak menyadari bahwa dia mencintaiku sebanyak ini ?"
kemudian Nisa mengambil boneka di bawah tempat tidur dan menekan perutnya, itu adalah boneka terakhir, salah satu yang jatuh di jalan, dengan noda darah di atasnya. dan Suara yang keluar dari boneka besar itu.
" ichaaa... Apakah kamu tahu apa hari ini ? Kita sudah saling mencintai selama 486 hari . Apakah kamu tahu apa yang 486 ? Aku tidak bisa mengatakan aku mencintaimu .. karena aku terlalu malu ... Jika kamu memaafkan Aku dan mengambil boneka ini , aku akan mengatakan bahwa aku mencintaimu ... setiap hari ... sampai aku mati ... Nisa ... I love you ... "
Air mata datang mengalir keluar dari ke dua mata Nisaa. "Kenapa? Kenapa? Aku bertanya Tuhan , mengapa saya baru mengetahui semua ini sekarang? Dia tidak bisa berada di sisiku , tapi dia mencintaiku sampai menit terakhir nya ..."Nisa dengan penuh tangis
…Tamat..
Kadang cinta memang tak pernah bisa dimengerti, seperti cinta di atas. teruslah berbaik sangka terhadap pasanganmu, dan tanyakan untuk memastikannya.terkadang kita ego karena selalu ingin melihat kedepan,,tanpa memperdulikan orang yang selalu mengikuti kita dengan tertatih dari belakang..
jangan lupa follow my twett :http://twitter.com/@arif_dyoung
#jangan lupa kunjungi dan ikuti my facebook dan fanspage
buat elu2 pade yang belum tau siapa Nisaa.. nih link facebook nya..
dia redup di dalam negeri tapi bersinar di luar negeri bersama artis papan atas..

No comments:
Post a Comment